Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label Pesawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesawat. Tampilkan semua postingan

[Foto] Aksi Fotografer Reuters Dalam Pesawat Tempur

Info informasi [Foto] Aksi Fotografer Reuters Dalam Pesawat Tempur atau artikel tentang [Foto] Aksi Fotografer Reuters Dalam Pesawat Tempur ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Saat Perayaan Bastile Day di Perancis

Aksi Fotografer REUTERS Motret dalam Pesawat Jet

Seorang instruktur mengajarkan fotografer Reuters Philippe Wojazer, menggunakan kursi pelontar saat akan terbang menggunakan pesawat Alpha jet di pangkalan udara Cazaux, Prancis, 13 Juli 2016. [REUTERS/Philippe Wojazer]
Aksi Fotografer REUTERS Motret dalam Pesawat Jet

Pilot pesawat Alpha Jet, Benoit memegang jaket kesemalatan sebelum terbang dalam parade Hari Bastille di pangkalan udara Evreux, 14 Juli 2016. [REUTERS/Philippe Wojazer]
Aksi Fotografer REUTERS Motret dalam Pesawat Jet

Fotografer Reuters Philippe Wojazer, berada di bangku pesawat Alpha jet saat terbang di pangkalan udara Evreux menuju Cazaux, Prancis, 13 Juli 2016. [REUTERS/Philippe Wojazer]
Aksi Fotografer REUTERS Motret dalam Pesawat Jet

Pesawat Alpha Jet yang mewarnai langit Prancis saat perayaan Hari Bastille di Paris, Prancis, 14 Juli 2016. [REUTERS/Philippe Wojazer]
Aksi Fotografer REUTERS Motret dalam Pesawat Jet

Empat pesawat Mirage 2000C dan jet Alpha, terbang melintasi langit Paris saat parade militer Hari Bastille di Prancis, 14 Juli 2016. [REUTERS/Philippe Wojazer]
Aksi Fotografer REUTERS Motret dalam Pesawat Jet

Pesawat Mirage 2000C dan jet Alpha, terbang melintasi langit Paris saat parade militer Hari Bastille di Prancis, 14 Juli 2016. [REUTERS/Philippe Wojazer]
 ? Tempo  


Demikian artikel tentang [Foto] Aksi Fotografer Reuters Dalam Pesawat Tempur ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang [Foto] Aksi Fotografer Reuters Dalam Pesawat Tempur ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

TNI AU Melakukan Uji Kesiapan Penanggulangan Bencana

Info informasi TNI AU Melakukan Uji Kesiapan Penanggulangan Bencana atau artikel tentang TNI AU Melakukan Uji Kesiapan Penanggulangan Bencana ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
OMSPPESAWAT TNI AU--Pesawat jenis CN 295 TNI AU mendarat di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Tabing, Padang, Kamis (14/7). Pesawat tersebut mendukung latihan TNI AU dalam kesiapan penanggulangan bencana. HUDA PUTRA ?

Markas Besar TNI melakukan uji kesiapan disetiap matranya, baik dari darat, laut dan udara. Kali ini dari TNI AU yang menggelar latihan simulasi kesiapsiagaan Koops AU I di Lanud Tabing, Padang, Kamis (14/7).

Selain menguji kesiapan TNI AU, kegiatan tersebut juga rangka mendukung kesiapsiagaan operasi bantuan kemanusiaan penanggulangan bencana alam gempa bumi dan Tsunami di wilayah Indonesia bagian barat.

Kegiatan operasi militer selain perang ini dilaksanakan selama dua hari dan melibatkan semua instansi dan stakeholder yang berhubungan dengan penanggulangan bencana.

Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud Padang) Kolonel Penerbang (Pnb) I Putu Gede Suartika mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai sarana meningkatkan kemampuan personil dan unsur-unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana.

"Latihan lapangan sangat penting untuk meningkatkan kordinasi dan kerjasama komponen yang terlibat sehingga maksimal," jelasnya.

Untuk itu pihaknya berharap semua unsur berbuat yang terbaik untuk keberhasilan.

"Kegiatan ini akan jadi pedoman, sehingga nantinya kita mengerti tahapan dan merasakan dengan sungguh-sungguh perannya. Dan yang terpenting tetap perhatikan keselamatan," sambungnya. (h/mg-hud).
 

  ? Harian haluan  


Demikian artikel tentang TNI AU Melakukan Uji Kesiapan Penanggulangan Bencana ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang TNI AU Melakukan Uji Kesiapan Penanggulangan Bencana ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

TNI AU Melakukan Uji Kesiapan Penanggulangan Bencana

Info informasi TNI AU Melakukan Uji Kesiapan Penanggulangan Bencana atau artikel tentang TNI AU Melakukan Uji Kesiapan Penanggulangan Bencana ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
OMSPPESAWAT TNI AU--Pesawat jenis CN 295 TNI AU mendarat di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Tabing, Padang, Kamis (14/7). Pesawat tersebut mendukung latihan TNI AU dalam kesiapan penanggulangan bencana. HUDA PUTRA ?

Markas Besar TNI melakukan uji kesiapan disetiap matranya, baik dari darat, laut dan udara. Kali ini dari TNI AU yang menggelar latihan simulasi kesiapsiagaan Koops AU I di Lanud Tabing, Padang, Kamis (14/7).

Selain menguji kesiapan TNI AU, kegiatan tersebut juga rangka mendukung kesiapsiagaan operasi bantuan kemanusiaan penanggulangan bencana alam gempa bumi dan Tsunami di wilayah Indonesia bagian barat.

Kegiatan operasi militer selain perang ini dilaksanakan selama dua hari dan melibatkan semua instansi dan stakeholder yang berhubungan dengan penanggulangan bencana.

Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud Padang) Kolonel Penerbang (Pnb) I Putu Gede Suartika mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai sarana meningkatkan kemampuan personil dan unsur-unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana.

"Latihan lapangan sangat penting untuk meningkatkan kordinasi dan kerjasama komponen yang terlibat sehingga maksimal," jelasnya.

Untuk itu pihaknya berharap semua unsur berbuat yang terbaik untuk keberhasilan.

"Kegiatan ini akan jadi pedoman, sehingga nantinya kita mengerti tahapan dan merasakan dengan sungguh-sungguh perannya. Dan yang terpenting tetap perhatikan keselamatan," sambungnya. (h/mg-hud).
 

  ? Harian haluan  


Demikian artikel tentang TNI AU Melakukan Uji Kesiapan Penanggulangan Bencana ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang TNI AU Melakukan Uji Kesiapan Penanggulangan Bencana ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Balon Udara Ganggu Aktifitas Bandara Abdulrachman Saleh

Info informasi Balon Udara Ganggu Aktifitas Bandara Abdulrachman Saleh atau artikel tentang Balon Udara Ganggu Aktifitas Bandara Abdulrachman Saleh ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Aktivitas penerbangan di Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh terganggu oleh balon gas. Jumlahnya dua buah di ketinggian 2.500-3.000 feet melayang dari arah utara ke selatan, Rabu (13/7/2016).

Adanya balon udara berwarna gelap itu pertama kali diketahui oleh Duty Safety dari Skadron 21 Pangkalan TNI AU, temuan itu kemudian dilaporkan ke Base Ops dan dinas terkait.

"Setelah dilakukan pelacakan sekitar satu jam lamanya, diketahui jika satu balon awal diterbangkan dari kawasan Jabung, Kabupaten Malang, atau sisi timur dari Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh," ujar Kasi Base Ops Lanud Abd saleh Letkol (Pnb) Agus Rohimat kepada wartawan.

Tidak lama kemudian, jelas dia, balon kedua muncul dari arah belakang Shelter Skadron 21 dengan ketinggian 500-1000 feet dan sempat mendekat ke area landasan pacu pesawat.

"Keberadaan balon gas ini sangat membahayakan. Apabila masuk ke dalam turbin bisa menyebabkan kecelakaan bahkan pesawat bisa meledak," ungkap dia.

Adanya dua balon gas ini, lanjut dia, memaksa pesawat Super Tucano tengah melakukan latihan harus mengubah rute. Pesawat tempur buatan Brazil tersebut harus menghindari kedua balon udara tersebut.

"Super Tucano TT 3109 dan TT 3113 kami perintahkan agar menjauh dari runway, karena menjadi lintasan balon gas," terang dia.

Secara terpisah Kepala Dinas Operasi Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh Kolonel (pnb) Hermawan menuturkan, bahwa mengacu kepada UU RI No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Lanud Abd Saleh termasuk dalam Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

"Pada Pasal 210 disebutkan setiap orang dilarang berada di daerah tertentu di bandar udara membuat halangan dan/atau melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan, kecuali memperoleh izin dari otoritas bandar udara," jelasnya.

"Dan pada Pasal 421 dijelaskan sanksi bagi pelanggar pada Pasal 210 dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak 100 juta. Serta dalam penjelasannya pada Pasal 210 berikutnya kegiatan yang lain seperti bermain layang layang dan menimbul asap, melintasi landasan, bermain frekwensi radio termasuk dalam perbuatan yang membahayakan," tegas Hermawan.

Ditambahkan, jika KKOP Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh memiliki wilayah hingga pesisir pantai Malang Selatan, untuk wilayah barat sampai Kabupaten Blitar. "Ke utara sampai Pasuruan, Probolinggo dan Jember. Itu termasuk wilayah latih dari pesawat tempur kami," tambah dia.

Adanya balon udara membuat Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat akan keselamatan penerbangan. (fat/fat)

  ? detik  


Demikian artikel tentang Balon Udara Ganggu Aktifitas Bandara Abdulrachman Saleh ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Balon Udara Ganggu Aktifitas Bandara Abdulrachman Saleh ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

4 Penerbang Jupiters Jungkir Balik di Sarang The Roulettes Australia

Info informasi 4 Penerbang Jupiters Jungkir Balik di Sarang The Roulettes Australia atau artikel tentang 4 Penerbang Jupiters Jungkir Balik di Sarang The Roulettes Australia ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Jajal KemampuanFoto bersama The Jupiters dan The Roulettes usai jajal PC-9/A di Australia. (The Jupiters) ?

Empat penerbang tim aerobatik TNI AU, The Jupiters, mengunjungi sarang tim aerobatik AU Australia, The Roulettes, di Central Flying School, RAAF Base East Sale, Victoria, Australia. Dalam kunjungan mempererat persahabatan pada 26 Juni � 1 Juli 2016 itu, keempat penerbang The Jupiters sempat menjajal pesawat Pilatus PC-9/A yang biasa digunakan The Roulettes untuk atraksi jungkir balik di udara.

Letkol Pnb H.M �Razor� Kisha, Letkol Pnb H.S �Condor� Romas, Mayor Pnb Marcell �Liger� Dirgantara, dan Mayor Pnb Frando �Fennec� Marpaung, keempat penerbang The Jupiters yang diutus, masing-masing mencoba performa PC-9/A dengan melaksanakan berbagai manuver bersama para penerbang The Roulettes. Seperti low level aerobatic, solo aerobatic, maupun formation.

Perbedaan pesawat KT-1B yang digunakan The Jupiters dengan PC-9A, ternyata tidak menyulitkan para penerbang TNI AU dari Wing Pendidikan Terbang (Wingdikter) Lanud Adisutjipto, Yogyakarta itu untuk beradaptasi. Hal itu dikatakan oleh Romas mewakili tim sebagaimana dikutip Penerangan Lanud Adisutjipto. �Perbedaan performance antara pesawat Pilatus PC-9 dengan KT-1B Woong Bee yang kami gunakan bukanlah suatu halangan untuk dapat menampilkan manuver aerobatik dengan baik,� ungkap Romas.

Selain untuk mempererat persahabatan, kunjungan tim The Jupiters ke sarang The Roulettes juga untuk melaksanakan observasi dan perbandingan bagaimana The Roulettes melakukan metode regenerasi anggotanya. Maka dari itu, kunjungan tersebut disesuaikan waktunya dengan masa work-up period dari The Roulettes, yakni masa dimana The Roulettes melaksanakan regenerasi tim.

Wingdikter Lanud Adisutjipto dengan Central Flying School, RAAF memiliki kesamaan karena kedua lembaga merupakan tempat dimana masing-masing pilot kedua Angkatan Udara dibentuk, khususnya para instruktur penerbang. Demikian juga dengan para personel tim aerobatik kedua AU, dipilih dari para instruktur penerbang yang ada di kedua kawah candradimuka tersebut.

Dari sisi tampilan pesawat walau KT-1B dan PC-9/A beda pabrikan, sekilas tampak mirip kedua pesawat latih dasar tersebut. The Jupiters dan The Roulettes juga sama-sama memilih warna merah-putih sebagai warna kebesaran tim. Lainnya, The Roulettes punya kelir warna biru dan huruf �R� di ekor tegak pesawat.

Tahun 2010, The Roulettes pernah diundang Kementerian Pertahanan RI dan didaulat melukis langit Jakarta saat tampil di ajang Indo Defence 2010.
 

  ? Angkasa  


Demikian artikel tentang 4 Penerbang Jupiters Jungkir Balik di Sarang The Roulettes Australia ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang 4 Penerbang Jupiters Jungkir Balik di Sarang The Roulettes Australia ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

[RIP] Hercules Milik AU Portugal Kecelakaan

Info informasi [RIP] Hercules Milik AU Portugal Kecelakaan atau artikel tentang [RIP] Hercules Milik AU Portugal Kecelakaan ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
? Tiga Orang Tewas? Pesawat Lockheed Hercules (Foto: Wikipedia) ?

Satu unit pesawat Hercules C-130 milik Angkatan Udara (AU) Portugal mengalami kecelakaan di Pangkalan Militer Montijo, Setubal. Insiden tersebut menewaskan tiga orang. Sementara kondisi tiga kru pesawat lainnya belum dapat diketahui.

Stasiun televisi RTP melaporkan, pesawat mengalami kecelakaan saat hendak lepas landas. Kecelakaan bermula ketika pesawat dengan empat mesin itu terbakar saat hendak lepas landas pada Senin 11 Juli 2016.

Seperti diberitakan Russia Today, Selasa (12/7/2016), ketiga korban tewas adalah personel AU Portugal. Diyakini ada tujuh orang personel AU dalam pesawat nahas tersebut. Selain tiga korban tewas dan kondisi tiga kru lainnya belum dapat dipastikan, satu orang mengalami luka berat.

Insiden tersebut terjadi pada sore hari waktu setempat. Puluhan anggota layanan darurat diterjunkan ke lokasi untuk menangani korban kecelakaan. Sayangnya, Kementerian Pertahanan Portugal belum mau berkomentar atas insiden kecelakaan tersebut.

Tiga skuadron transportasi dan satu helikopter tim SAR ditempatkan di Pangkalan Militer Montijo. Pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut adalah bagian dari skuadron kargo yang menyediakan bantuan logistik bagi Angkatan Laut (AL) Portugal. (wab)
 

  ? Okezone  


Demikian artikel tentang [RIP] Hercules Milik AU Portugal Kecelakaan ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang [RIP] Hercules Milik AU Portugal Kecelakaan ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

[Dunia] 'Si Gadis Gempal'

Info informasi [Dunia] 'Si Gadis Gempal' atau artikel tentang [Dunia] 'Si Gadis Gempal' ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Pesawat Transportasi Baru Militer China https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjp9pNGkwGgguaUg2FyA4TNt24E8SxMMgnxQX8RnD28cwOuWDl_SgJvIApNM9baFDrEcu9nfEgThsrCfxmI50QQibXu7ymOODngg5XOAV0U8zMotTekTgfzesfZYQEvTr4lOId38GWS1hE/s1600/CN235+MPA+garuda+Militer.gifMiliter China mulai mengoperasikan pesawat transportasi besar buatan dalam negeri, Y-20, yang dijuluki Si Gadis Gempal karena ukurannya yang besar. (VCG/VCG via Getty Images) ?

M
iliter China mulai mengoperasikan pesawat transportasi besar buatan dalam negeri, Y-20. Menurut Kementerian Pertahanan China, pesawat ini adalah "langkah penting" bagi kekuatan udara Tiongkok.

Dikutip CNN, pesawat Y-20 secara resmi tergabung dalam kemiliteran China pada Rabu lalu dalam sebuah upacara di Chengdu. Dijuluki "Si Gadis Gempal" karena ukurannya yang besar, pesawat ini mampu membawa beban hingga sekitar 200 ton.

Y-20 dirancang sebagai pesawat kargo dan tentara untuk jarak jauh di cuaca yang ekstrem. Bermesin empat turbofan, Y-20 dilaporkan mampu terbang hingga 4.500 km dengan beban penuh. Jarak tempuhnya bisa mencapai 8.000 km jika membawa beban hanya 40 ton.

Pesawat ini adalah bagian dari program modernisasi angkatan bersenjata China yang terbesar di dunia. China juga mengembangkan kapal induk, rudal anti-satelit dan jet tempur siluman. "Si Gadis Gempal" akan memudahkan mobilisasi pasukan China di seluruh dunia, salah satunya di pangkalan militer internasional pertama mereka di Djibouti.

Y-20 yang pertama kali mengudara pada 2013 kerap disandingkan dengan Boeing C-17, pesawat transportasi militer milik Amerika Serikat. Walau C-17 lebih besar, namun Boeing menghentikan produksi pesawat ini tahun lalu, sedangkan China baru saja memulai program ambisius meningkatkan perangkat militer mereka.

Perkembangan militer China diwaspadai oleh AS dan negara-negara tetangga di Asia. Pasalnya, China dinilai kian agresif dalam mengklaim Laut China Selatan, perairan yang juga diakui oleh negara-negara Asia lainnya.

  ? CNN  


Demikian artikel tentang [Dunia] 'Si Gadis Gempal' ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang [Dunia] 'Si Gadis Gempal' ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

[Dunia] Jepang Sebar Jet Tempur

Info informasi [Dunia] Jepang Sebar Jet Tempur atau artikel tentang [Dunia] Jepang Sebar Jet Tempur ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Tiongkok Lontarkan Protes Jet tempur F-15 milik pasukan bela diri Jepang (Reuters) ?

Jepang mengerahkan dua jet tempur mereka untuk menghadang dua jet tempur milik Tiongkok, di Laut China Timur. Hal itu mengundang protes dari Tiongkok terhadap Jepang.

Menurut Kementerian Pertahanan Tiongkok, pesawat milik Jepang dianggap melakukan tindakan provokatif pada 17 Juni lalu. Pihak Tiongkok mengatakan, kedua jet tempur tengah melakukan patroli.

"Jet tempur Jepang melakukan tindakan provokatif yang menyebabkan kecelakaan di udara. Kondisi itu membahayakan keselamatan personel dari kedua belah pihak dan merusak perdamaian serta stabilitas kawasan," tegas Kementerian Pertahanan Tiongkok, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa (5/7/2016).

"Pihak Jepang menggunakan radal kendali tembak untuk mengincar jet tempur kami," imbuh pihak Kemenhan Tiongkok.

Menanggapi dugaan provokasi dari Jepang itu, pihak Kemenhan Tiongkok mengatakan kedua jet tempur mereka pun mengambil tindakan tegas.

Pernyataan dari Tiongkok tersebut dikeluarkan setelah pihak petinggi militer Jepang justru menuduh Negeri Tirai Bambu lah yang memicu memicu aktivitas militer. Bahkan Negeri Sakura harus melakukan tindakan darurat hampir dua kali lipat selama tiga bulan terakhir.

Jepang dan Tiongkok saling berebut wilayah di Laut China Timur terhadap sebuah pulau. Pulau tersebut disebuat Jepang sebagai Senkaku, sedangkan Tiongkok menyebutnya sebagai Diayou.

Selama ini Tiongkok juga mengklaim wilayah Laut China Selatan. Jepang mengkhawatirkan bahwa Tiongkok meningkatkan aktivitas di Laut China Timur karena Negeri Matahari Terbit memberikan dukungan kepada Filipina dan Vietnam, yang juga mengklaim Laut China Selatan. (FJR)

  ? MetroTV  


Demikian artikel tentang [Dunia] Jepang Sebar Jet Tempur ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang [Dunia] Jepang Sebar Jet Tempur ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Pesawat Tempur F-16 dan Heli Puma TNI AU Tinggalkan Natuna

Info informasi Pesawat Tempur F-16 dan Heli Puma TNI AU Tinggalkan Natuna atau artikel tentang Pesawat Tempur F-16 dan Heli Puma TNI AU Tinggalkan Natuna ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon kecepatan tempur Super Sonic itu kembali ke home base di Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru setelah sepekan menjalankan tugas di Lanud Ranai Natuna.

Sedangkan Heli Puma dari Skadron Udara 8, Bogor kembali ke Lanud Supadio, Pontianak, Jumat (1/7/2016).

Empat Unit Pesawat Tempur F-16 dari Skadron Udara 16 Lanud Pekanbaru dan satu unit Helikopter Puma dari Skadron 6 Atang Sendjaja.

Komandan Lanud Ranai Kolonel Pnb Nurtantio Affan, SE, MH melepas langsung Keberangkatan Fighting Falcon beserta pejabat Lanud Ranai. Jumat (1/7/2016).

Kepulangan Flight pesawat tersebut dipimpin langsung oleh Skadron Udara 16 Letkol Pnb Nur Alimi yang telah melaksanakan tugas Operasi Hanud Lintas Merak dan Tangkis Sergab 2016 untuk mengamankan wilayah Natuna di ujung utara NKRI.

Rangka Tangkis Sergap yang diselenggarakan Komando Pertahanan Udaran Nasional Jakarta ini sangat penting berada posisi Natuna yang strategis.

Pesawat tempur F-16 ini dapat kita operasikan bukan hanya mengamati di atas permukaan udara tetapi sampai dipermukan air hingga mampu menjaga wilayah NKRI,� jelas Danlanud.?

Pesawat Tempur TNI AU Jenis F-16 TS-1608 yang di Piloti langsung oleh Danskadron Udara 16, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru Letkol Pnb Nur Alimi dan Pesawat TS-1610 oleh Lettu Pnb Nehemia Anang menjalankan pengamanan dan juga telah mengusir pesawat asing melintas udara Natuna.

Adapun personel pendukung dan logistik terlibat dalam Operasi Hanud Lintas Merak dan Tangkis Sergab 2016 di Lanud Ranai tersebut kembali mengunakan pesawat C-130 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma. (ricky)
 

  ? Wartakepri  


Demikian artikel tentang Pesawat Tempur F-16 dan Heli Puma TNI AU Tinggalkan Natuna ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Pesawat Tempur F-16 dan Heli Puma TNI AU Tinggalkan Natuna ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

[Dunia] Akhirnya Turki Minta Maaf Atas Insiden Penembakan Sukhoi

Info informasi [Dunia] Akhirnya Turki Minta Maaf Atas Insiden Penembakan Sukhoi atau artikel tentang [Dunia] Akhirnya Turki Minta Maaf Atas Insiden Penembakan Sukhoi ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Menyesal Tembak Jatuh Sukhoi, Erdogan Bakal Telefon PutinIlustrasi [swapi] ?

Sejak insiden Sukhoi Su-24 milik Rusia ditembak jatuh F-16 Turki, hubungan kedua negara membeku. Tapi nampaknya kondisi bakal mencair lantaran Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan berencana mengontak Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Hal ini didengungkan Perdana Menteri (PM) Turki yang baru, Binali Y?ld?r?m, di mana suksesor Ahmet Davutoglu itu mengatakan Presiden Erdogan akan melakukan pembicaraan via telefon dengan Putin antara Rabu (29 Juni) atau Kamis (30 Juni).

Turki dan Rusia tidak menyukai krisis ini (ketegangan Rusia-Turki). Pemimpin Turki (Presiden Erdogan) akan melakukan pembicaraan melalui telefon dengan Putin pada Rabu atau Kamis,� ungkap Y?ld?r?m, dikutip Sputnik, Selasa (28/6/2016).

Niat baik Turki untuk menormalisasi hubungan dengan Negeri Beruang Merah ini, sedianya juga sudah diawali dengan pengiriman surat ke Kremlin � Kantor Kepresidenan Rusia yang diterima pada Senin, 27 Juni 2016 kemarin waktu setempat.

Isi surat tersebut sudah jelas. Kami mengekspresikan penyesalan kami dan kami akan membayar kompensasi (insiden Sukhoi) jika diperlukan. Kedua negara ingin segera memulihkan hubungan. Dalam pikiran saya, kami sudah mencapai beberapa progres,� tuntasnya. (Sil)

 Kremlin Enggan Buru-Buru

Ankara (Pemerintah Turki) mulai melayangkan niat untuk menormalisasi hubungan dengan Moskva (Pemerintah Rusia), pasca-kebekuan relasi akibat insiden Sukhoi Su-27 Rusia yang ditembak jatuh F-16 Turki pada November tahun lalu.

Niat baik Turki itu diawali dengan pengiriman surat resmi ke Kremlin (Kantor Kepresidenan Rusia) yang isinya meminta maaf atas insiden tersebut.

Selain itu, sebelumnya Perdana Menteri (PM) Turki yang baru, Binali Y?ld?r?m juga sudah menyatakan bahwa akan ada pembicaraan antara Presiden Turki; Recep Tayyip Erdogan dengan Presiden Rusia; Vladimir Putin via telefon.

PM Y?ld?r?m juga memaparkan bahwa pembicaraan telefon Erdogan dan Putin tersebut, akan dilakukan antara besok, Rabu (29 Juni) atau Kamis (30 Juni) waktu setempat.

Namun pihak Kremlin menyatakan, pembicaraan via telefon ini justru diinisiasi oleh Moskva, bukan Ankara seperti yang dipaparkan PM Y?ld?r?m dan akan terjadi besok, Rabu, 29 Juni 2016 waktu setempat.

Di sisi lain, Kremlin melihat Turki sangat berniat bisa �rujuk� hubungan dengan Negeri Beruang Merah sesegera mungkin. Akan tetapi, Rusia justru tak ingin buru-buru, lantaran menormalisasi hubungan tak semudah membalikkan telapak tangan.

Tak satu pihak pun semestinya berpikir bahwa kemungkinan menormalisasi semua hal bisa dilakukan dalam beberapa hari saja. Namun upaya ke arah ini (normalisasi) akan dilanjutkan,� jelas juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, disadur Reuters, Selasa (28/6/2016).

Presiden Putin sendiri sebelumnya telah mengekspresikan berkali-kali tentang kemauannya, untuk menguatkan relasi dengan pemerintah dan rakyat Turki. Sekarang langkah yang sangat penting telah dibuat dalam hal ini,� tandasnya. (raw)
 

  ? Okezone  


Demikian artikel tentang [Dunia] Akhirnya Turki Minta Maaf Atas Insiden Penembakan Sukhoi ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang [Dunia] Akhirnya Turki Minta Maaf Atas Insiden Penembakan Sukhoi ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

Saab Swedia resmi tawarkan JAS39 Gripen kepada Indonesia

Info informasi Saab Swedia resmi tawarkan JAS39 Gripen kepada Indonesia atau artikel tentang Saab Swedia resmi tawarkan JAS39 Gripen kepada Indonesia ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Sosok JAS39 Gripen NG saat diluncurkan secara perdana kepada publik undangan, di Lingkoping, Swedia, Rabu waktu setempat. Walau sepintas sama dengan JAS39 Gripen C/D, namun banyak inovasi teknologi terkini disematkan di dalamnya, termasuk teknologi "supercruise" yang memungkinkan dia meningkatkan kecepatan tanpa after burner. Teknologi ini sebetulnya lebih banyak diterapkan pada pesawat tempur mesin ganda, semisal Eurofighter Typhoon. (www.antaranews.com/Ade P Marboen) ?

Pesawat tempur multi peran buatan Saab Swedia, JAS39 Gripen, secara resmi telah ditawarkan kepada pemerintah Indonesia.

Kami telah mengajukan proposal resmi kepada Kementerian Indonesia pada Februari lalu dan kami menawarkan berbagai pola kerja sama dan transfer teknologi yang baik,� kata Kepala Saab Indonesia, Carl Calqvist, di Jakarta, Senin malam.

Sejauh ini JAS39 Gripen telah dibuat hingga versi JAS39 Gripen A/B, JAS39 Gripen C/D, dan JAS39 Gripen NG (E/F) yang teknologinya melongkapi pesawat tempur di kelasnya. Sebagai misal, jarak tempuhnya1.680 kilometer alias berdiameter 3.360 kilometer, atau lebih dari setengah panjang wilayah Indonesia.

Untuk Indonesia, katanya, Saab membuka seluas-luasnya pilihan varian yang diinginkan, apakah JAS39 Gripen C/D atau JAS39 Gripen NG (E/F), yang baru diluncurkan pada 18 Mei 2016 lalu di Linkoping, Swedia.

Saab dari kantor pusatnya di Stockholm, kata dia, menawarkan pola pembelian dan kerja sama serta pengembangan dan teknologi untuk satu skuadron pesawat tempur. Jumlah normatif pesawat tempur dalam satu skuadron adalah 16 unit walau bisa lebih banyak atau lebih sedikit dari angka itu.

Yang menarik, enam di antara jumlah yang dibeli Indonesia itu nanti akan dirakit di Indonesia. Ini proses penting untuk penguasaan teknologinya,� kata dia.

Pelibatan perguruan tinggi dan institusi penelitian-pengembangan dan industri pertahanan nasional yang terletak di Indonesia juga masuk dalam pasal tawaran proposal itu.

Dia katakan, paling tidak 1.000 tenaga kerja ahli Indonesia bisa turut dalam proyek pengembangan berbasis pembelian JAS39 Gripen dari Saab itu.

Swedia sangat dikenal dengan konsep Triple Helix-nya, di mana pemerintah, institusi pendidikan tinggi-penelitian dan pengembangan, dan industri pertahanan berada dalam visi dan derap langkah yang sama.

Kami bukan negara super power dan kami sangat sadar itu. Inilah yang membuat kami mengembangkan semuanya secara cerdas dan terpadu dalam sistem yang telah teruji dan kami menaruh perhatian sangat besar pada kualitas SDM,� kata dia.

Sisa dari unit JAS39 Gripen yang dipesan Indonesia, katanya, dibangun di hanggar produksinya di Linkoping, Swedia. �Akan dikerjakan bersama dengan para teknisi dan ahli dari Indonesia dalam proses pembuatan dari awal hingga akhir di hanggar produksinya di Linkoping,� kata Calqvist.

Semuanya nanti akan menyesuaikan dengan keperluan Indonesia dan kami terbuka untuk berdialog tentang itu,� kata dia.

Dia mengungkap nilai kontrak yang bisa diajukan, yaitu 1,14 miliar dolar Amerika Serikat untuk paket pembelian satu skuadron JAS39 Gripen itu.

Saya bisa katakan, 85 persen dari jumlah itu akan berupa alih teknologi dan kerja sama industri pertahanan yang produknya bisa dipergunakan untuk kepentingan lain, sesuai keperluan Indonesia,� kata dia.

Jika Indonesia menunjukkan komitmennya, kata dia, salah satu hal penting yang juga Saab ajukan adalah investasi dari sisi Indonesia pada aspek peningkatan kualitas SDM Indonesia untuk bidang teknik dan rekayasa teknologi.

Dia menyatakan, ada beberapa skema dan tahapan yang dirancang dalam pola kerja sama pada proposal itu.

Operator �dalam hal ini TNI AU� di antaranya akan bisa memperbaiki dan mereparasi pada tahap tertentu sehingga menghemat pengeluaran untuk pemeliharaan dan perawatan karena bisa dilaksanakan di Indonesia.

Indonesia berniat mengganti armada F-5E/F Tiger II di Skuadron Udara 14 TNI AU yang telah berdinas lebih dari 30 tahun dan teknologinya sudah jauh ketinggalan. Semula disebut-sebut akan ada beberapa pesawat tempur yang digadang-gadang akan beradu peruntungan.

Mereka adalah F-16 Viper (alias F-16 Block 60 Fighting Falcon) buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat, Sukhoi Su-35 (Knaapo, Rusia), Eurofighter Typhoon (Airbus Military, konsorsium Airbus), dan JAS39 Gripen C/D dan kini JAS39 Gripen NG (E/F) (Saab, Swedia).

Berbeda dengan yang lain-lain, Saab menjamin unit pesawat tempur bermesin tunggal multi peran (interseptor, serang darat, dan pengamatan-pengendalian tempur) ini bisa mendarat di Bumi Pertiwi hanya 12 bulan setelah kontrak pasti ditandatangani.

Umumnya pesawat tempur baru benar-benar hadir unitnya di negara pemesan antara tiga hingga lima tahun setelah kontrak pasti ditandatangani.

Ekskalasi pertahanan dan politik di Laut China Selatan serta zone ekonomi eksklusif Indonesia di perairan Kepulauan Natuna semakin tinggi dan Indonesia perlu pesawat tempur multi peran yang bisa digelar bahkan dari pangkalan aju dengan dukungan paling minim sekalipun.

Sampai saat ini, JAS39 Gripen NG dan keluarga Gripen secara keseluruhan merupakan �pendatang baru� dalam khasanah pesawat tempur canggih dunia.

JAS39 Gripen diketahui --berdasarkan data teknis dan pengalaman empirik pengguna-- bisa lepas landas dan mendarat pada angka ratusan meter saja di jalan raya selebar 15 meter.

Untuk mendukung operasionalisasi dan perawatan/pemeliharaan lapangan satu skuadron penuh JAS39 Gripen, cukup diladeni belasan teknisi dan peralatan serta suku cadang yang dibawa dalam satu C-130 Hercules.

Dia berhadapan dengan keluarga Sukhoi Su-27, Su-30, dan Su-35, juga dengan keluarga F-16 Fighting Falcon, Eurofighter Typhoon, dan Dassault Rafale (Prancis).

  ? antara  


Demikian artikel tentang Saab Swedia resmi tawarkan JAS39 Gripen kepada Indonesia ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Saab Swedia resmi tawarkan JAS39 Gripen kepada Indonesia ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.